Ashabul Kahfi Tekankan Persatuan Nasional, Singgung Iran dalam Sosialisasi Empat Pilar di Makassar
Makassar, – Anggota DPR RI Komisi IX, Ashabul Kahfi, menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kota Makassar (15/3). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam menjaga persatuan di tengah dinamika global.
Dalam pemaparannya, Kahfi menekankan bahwa persatuan merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Menurutnya, nilai persatuan tidak dapat dilepaskan dari ideologi Pancasila yang menjadi pedoman hidup seluruh rakyat Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa Pancasila tidak hanya sekadar simbol, tetapi merupakan sistem nilai yang mampu menyatukan keberagaman suku, agama, ras, dan budaya di Indonesia. “Persatuan yang kita miliki hari ini adalah hasil dari pengamalan nilai-nilai Pancasila secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya di hadapan peserta sosialisasi.
Lebih lanjut, Kahfi juga mengaitkan pentingnya persatuan dengan kondisi geopolitik global. Ia mencontohkan bagaimana kuatnya persatuan suatu negara dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi tekanan dari negara lain. Salah satu contoh yang disampaikan adalah keteguhan bangsa Iran dalam menghadapi tekanan dari Amerika Serikat.
Menurutnya, kekuatan Iran tidak semata-mata terletak pada aspek militer, tetapi juga pada soliditas dan persatuan rakyatnya dalam mempertahankan kedaulatan negara. “Ini menjadi pelajaran penting bagi kita bahwa persatuan adalah kekuatan strategis dalam menghadapi berbagai tantangan, baik dari dalam maupun luar negeri,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung interaktif dengan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, mahasiswa, hingga tokoh masyarakat setempat. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan dan aktif dalam sesi diskusi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat, sehingga mampu memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.
