Ashabul Kahfi Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga untuk Wujudkan Generasi Berkualitas
2 mins read

Ashabul Kahfi Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga untuk Wujudkan Generasi Berkualitas

MAKASSAR – Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. H. Ashabul Kahfi, M.Ag., mendorong penguatan peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana bersama Mitra Kerja di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi penerus bangsa.

Sosialisasi tersebut dihadiri perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kota Makassar.

Dalam kegiatan itu, Ashabul Kahfi menekankan bahwa kualitas sebuah bangsa tidak terlepas dari kualitas keluarga yang menjadi lingkungan pertama dalam pembentukan karakter dan perkembangan anak.

Menurutnya, pembangunan keluarga harus dipahami secara menyeluruh, mulai dari perencanaan keluarga, pola pengasuhan, pemenuhan kebutuhan kesehatan, hingga pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak.

“Pembangunan keluarga bukan hanya soal perencanaan jumlah anak, tetapi juga bagaimana kita mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Semua itu dimulai dari keluarga, melalui pengasuhan yang baik, perhatian terhadap kesehatan, serta pendidikan yang berkualitas,” ujar Ashabul Kahfi.

Ia menjelaskan bahwa pemahaman masyarakat terhadap program kependudukan dan keluarga berencana perlu terus ditingkatkan. Dengan pemahaman yang baik, keluarga diharapkan mampu mengambil keputusan yang tepat dalam merencanakan kehidupan serta mempersiapkan masa depan anak-anak mereka.

Ashabul Kahfi juga menilai bahwa upaya membangun keluarga berkualitas tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat agar program pembangunan keluarga dapat berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak keluarga.

Keluarga Menjadi Fondasi Indonesia Emas 2045

Lebih lanjut, Ashabul Kahfi menegaskan bahwa pembangunan keluarga memiliki keterkaitan erat dengan cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045. Peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dimulai sejak dini, terutama melalui lingkungan keluarga yang mendukung perkembangan fisik, intelektual, dan karakter anak.

Keluarga yang memiliki pemahaman baik mengenai kesehatan, pendidikan, dan pengasuhan diharapkan mampu memberikan lingkungan yang lebih baik bagi tumbuh kembang generasi muda.

Melalui sosialisasi di Kecamatan Biringkanaya, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana serta berpartisipasi aktif dalam penerapannya.

Penguatan peran keluarga diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan generasi yang sehat, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan, sekaligus mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.